Mencintai Sesama


Dijagat raya ini terdapat sebuah planet biru berkilauan indah. Itulah Bumi, tempat kita semua berpijak dan tempat kita bernaung. Tangan-tangan Sang Maha Pencipta telah membentuk planet ini dengan begitu cantik, Tertimbang seimbang di gugusan bintang-bintang; dan terukur tepat di gerak derap sang waktu. Kehidupan tumbuh dan gugur silih berganti semenjak lima puluh milyar tahun kelahiran matahari;  sebuah evolusi yang panjang, rapi dan berhati-hati.

Planet elok dan jagat raya yang agung; semua itu hanya demi kehidupan manusia, maha karya yang meyimpan Cahaya-Nya, yang diturunkan dua juta tahun yang  lalu di Bumi ini. Sedangkan kini matahari masih menyisakan lima milyar tahun kedepan sebelum mendidihkan air diseluruh penjuru galaksi. Perjalanan manakah yang akan kau tempuh, wahai manusia ?

Kita dapat melakukan perjalan akbar ke angkasa menembus gelapnya alam raya; menyentuh tepian yang tak terbatas. atau perjalanan agung kedalam diri sendiri menerobos kelamnya sang Aku; menyentuh cahaya gemilang yang ditiupkan Sang Maha Pencipta.

Perjalanan manapun yang kita pilih, kita semestinya disadarkan bahwa tiada segala sesuatu ini tercipta tanpa rahmat dan kasih sayang yang melimpah-ruah. Karena itu sesama kaki yang berpijak dibumi, sesama kepala yang menjulan ke  langit. Tiada benang pengikat yang pantas ditambatkan selain hidup saling memberi, saling menerima dan saling mencintai.

Kata Bijak Hari Ini

Musisi haru menciptakan music, Pelukis harus menggorekan lukisannya,Penyair harus menulis sajaknya, Mereka harus melakukannya agar mencapai puncak kedamaian dalam diri mereka sendiri. Seseorang harus menjadi apa yang mereka bisa. ( Abraham Maslow )